Panduan lengkap memilih makanan yang tepat setiap hari
Pelajari Lebih Lanjut
Banyak orang dengan diabetes merasa bingung tentang makanan mana yang boleh dan tidak boleh dimakan. Ada begitu banyak informasi yang bertentangan, membuat keputusan sehari-hari menjadi stres dan membingungkan.
Pengetahuan adalah kekuatan. Ketika Anda tahu persis makanan mana yang aman dan mana yang harus dihindari, keputusan menjadi lebih mudah. Anda tidak perlu menebak-nebak atau merasa cemas setiap kali makan.
Panduan ini memberikan daftar jelas dan praktis yang bisa Anda gunakan setiap hari. Dari belanja di pasar hingga makan di restoran, Anda akan tahu persis apa yang harus dipilih untuk menjaga gula darah tetap stabil.
Makanan ini aman dimakan kapan saja dan sebanyak yang Anda mau. Tidak akan menaikkan gula darah secara signifikan.
Makanan ini boleh dimakan tapi harus diperhatikan porsinya. Jangan berlebihan dan kombinasikan dengan makanan hijau.
Makanan ini sangat berbahaya untuk gula darah. Sebisa mungkin hindari sepenuhnya atau hanya sesekali dalam jumlah sangat kecil.
Salmon, tuna, sarden kaya omega-3 yang baik untuk jantung dan tidak menaikkan gula darah sama sekali.
Protein lengkap yang mengenyangkan lama. Bisa dimakan setiap hari tanpa khawatir gula darah naik.
Lemak sehat yang membantu penyerapan vitamin. Indeks glikemik sangat rendah, aman untuk diabetes.
Camilan sempurna yang mengenyangkan. Kaya magnesium yang membantu kontrol gula darah lebih baik.
Sangat rendah kalori dan karbohidrat. Kaya zat besi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh setiap hari.
1. Perhatikan Total Karbohidrat: Ini angka paling penting. Lihat "Karbohidrat Total" bukan hanya gula. Usahakan di bawah 15 gram per porsi untuk camilan, 30-45 gram untuk makanan utama.
2. Cek Ukuran Porsi: Jangan tertipu! Satu kemasan mungkin berisi 2-3 porsi. Kalikan semua angka dengan jumlah porsi yang benar-benar Anda makan.
3. Hindari Gula Tersembunyi: Nama lain untuk gula: sirup jagung, fruktosa, sukrosa, maltosa, dekstrosa. Jika ini ada di 3 bahan pertama, hindari produk tersebut.
Satu botol soda mengandung 40-50 gram gula. Ini langsung diserap tubuh dan menaikkan gula darah drastis dalam 15 menit.
✕ Ganti dengan: Air putih dengan irisan lemon
Tepung putih tidak punya serat. Diserap secepat gula murni, membuat gula darah lonjak tinggi lalu turun drastis.
✕ Ganti dengan: Roti gandum utuh atau oat
Nasi putih punya indeks glikemik sangat tinggi. Makan 2-3 centong langsung membuat gula darah melonjak drastis.
✕ Ganti dengan: Nasi merah porsi kecil
Kombinasi minyak dan tepung sangat buruk. Tepung menaikkan gula darah, minyak membuat insulin kurang efektif.
✕ Ganti dengan: Panggang atau kukus
Buah segar itu baik, tapi buah kalengan penuh sirup gula. Satu kaleng kecil bisa mengandung 30 gram gula tambahan.
✕ Ganti dengan: Buah segar atau buah beku tanpa gula
"Setelah paham sistem lampu lalu lintas, belanja jadi lebih mudah. Saya tahu persis apa yang boleh dan tidak. Gula darah saya turun dari 220 ke 140 dalam 2 bulan."
— Bu Siti, Medan
"Dulu saya makan nasi putih 3 piring sehari. Setelah ganti nasi merah 1 kepalan, dan tambah sayuran banyak, hasilnya luar biasa. Berat turun 12 kg."
— Pak Budi, Yogyakarta
"Tips membaca label sangat membantu. Sekarang saya bisa identifikasi gula tersembunyi di produk kemasan. Tidak tertipu lagi dengan label 'rendah gula' yang sebenarnya penuh gula."
— Ibu Ani, Surabaya
Email:
hello (at) novuveb.shop
Telepon:
+62 877 4153 8926
Alamat:
Jl. Petitenget No. 891, Seminyak, Badung, Bali 80361, Indonesia
Boleh sesekali dalam porsi sangat kecil (2-3 sendok makan) dan harus dikombinasi dengan banyak sayuran dan protein. Tapi lebih baik ganti dengan nasi merah yang lebih aman.
Buah beri (strawberry, blueberry), apel dengan kulit, pir, dan jeruk adalah pilihan terbaik. Hindari buah sangat manis seperti mangga matang, anggur, dan nanas dalam jumlah banyak.
Hati-hati! Banyak produk ini tetap tinggi karbohidrat atau menggunakan pemanis buatan yang tidak sehat. Selalu baca label nutrisi, jangan percaya klaim di kemasan begitu saja.
Tidak! Lemak sehat dari alpukat, kacang, ikan, dan minyak zaitun sangat baik. Yang harus dihindari adalah lemak trans dan lemak jenuh berlebih dari gorengan dan makanan olahan.